Waspada, Ada Bentuk Tubuh Wanita yang Rentan Kena Serangan Jantung

Posted on

Sekilas pengetahuan tentang Serangan Jantung. Serangan Jantung adalah kondisi yang terjadi ketika pasokan darah menuju ke jantung terhambat, ini disebabkan oleh penggumpalan darah atau penumpukan lemak , kolesterol dan unsur lainnya. Gangguan tersebut bisa merusak otot jantung yang berakibat fatal. Gejala serangan jantung seperti sesak napas, nyeri dada sebelah kiri, gelisah, cemas, badan terasa lemas dan pusing.

Benarkah bentuk tubuh bisa beresiko terkena serangan jantung?. Nah, khusus untuk Para Wanita secara umum ada lima bentuk tubuh yang dimiliki mereka,  yaitu bentuk lurus, jam pasir, segitiga terbalik, buah pear dan  apel. Beberapa bentuk tubuh wanita tersebut ada yang paling beresiko terkena serangan jantung adalah Bentuk Tubuh Apel, ini berdasarkan pendapat ilmuan dalam sebuah penelitian.

Ada beberapa alasan kenapa bentuk tubuh apel paling beresiko terkena serangan jantung adalah, karena bentuk tubuh apel mudah mengalami obesitas atau kegemukan sehingga pinggang dan pinggul serta dada besar oleh tumpukan lemak. Dilansir dari WebMD, Minggu (18/3/2018).

Studi baru yang dilakukan di Inggris tersebut menunjukkan bagaimana jaringan lemak didistribusikan oleh tubuh berdasarkan bentuk tubuh sehingga mempengaruhi indeks massa tubuh. Mereka meneliti dan mengumpulkan data hampir 500.000 orang dewasa di Inggris yang berusia 40-69 tahun selama tujuh tahun sebelum menyimpulkan hasilnya.

” Kami menemukan bahwa rasio pinggang dan lingkar pinggang masing-masing 15 persen dan 7 persen lebih besar beresiko terkena serangan jantung pada wanita,” ujar pemimpin studi, Sanne Peters.

Ternyata ukuran pinggang dan pinggul pada bentuk tubuh juga menjadi prediktor kuat terjadinya serangan jantung meliputi 18 persen pada wanita dan 6 persen pada pria, Anda dapat memprediktor melalui ukuran kedua anggota tubuh tersebut.

Cara untuk mengurangi resiko serangan jantung, para wanita harus waspada terhadap kenaikan berat badannya sendiri, saran dari juru bicara American Heart Association, Nieca Goldberg.

” Kami memiliki data di Amerika Serikat yang menunjukkan, lemak perut adalah penanda resiko penyakit jantung,” kata Goldberg.

Goldberg menganggap, akumulasi lemak di usus dapat memengaruhi pembengkakan dan resistensi insulin. keduanya bisa menyebabkan penyakit jantung dan serangan jantung.

Mereka menyarankan dan selalu waspada bagi wanita yang memiliki tubuh berbentuk apel, agar mengurangi atau membatasi mengkonsumsi karbohidrat, gula dan alkohol, yang sebagian besar adalah mengandung gula.

 

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.