Penting! 4 Penyebab Utama Ibu Hamil Mengalami Blighted Ovum

Posted on

Voucher ramadhan seharusnya membuat Anda tidak perlu ragu lagi dalam membeli berbagai produk perlengkapan bayi. Seperti bantal khusus hingga susu khusus ibu hamil. Meski begitu, jangan sampai lupa untuk sering melakukan pemeriksaan dalam masa hamil. Jangan sampai mengalami blighted ovum. Untuk itu, tidak ada salahnya mengetahui 4 penyebabnya.

  1. Kurangnya Nutrisi pada Ibu

Sebelum lebih jauh, bagi yang belum tahu blighted ovum adalah nama lain dari kehamilan kosong atau terhambatnya pertumbuhan janin. Penyebab pertama dari mimpi buruk bagi setiap ibu hamil adalah kurangnya nutrisi yang masuk ke dalam tubuh. Hal inilah yang kemudian membuat janin tidak terbentuk dan gagal berbentuk menjadi bayi.

Jadi memenuhi nutrisi adalah hal wajib bagi setiap ibu hamil. Utamakan makanan bernutrisi dengan tambahan susu khusus ibu hamil untuk bisa mencukupinya. Manfaatkan voucher ramadhan untuk bisa membeli berbagai produk perlengkapan dengan harga yang terjangkau. Tidak terkecuali untuk membeli produk susu khusus ibu hamil yang berkualitas.

  1. Terkena Infeksi Toxoplasma

Kondisi wanita yang sedang hamil memang rentan terhadap berbagai infeksi. Salah satu infeksi paling berbahaya bagi ibu hamil adalah infeksi toxoplasma. Apabila sampai terkena infeksi ini maka berbagai efek samping yang buruk bisa dirasakan ibu hamil. Kemungkinan terburuknya adalah ibu hamil yang mengalami kehamilan kosong dan janin yang tidak berkembang.

Biasanya infeksi ini menular melalui interaksi dengan hewan yang sudah terjangkit virus ini. Jadi bagi ibu hamil sangat disarankan untuk tidak sembarangan dalam menyentuh hewan. Bahkan kalau perlu, selama masa kehamilan Anda menjauhi terlebih dulu berinteraksi dengan hewan. Hal ini untuk mencegah risiko-risiko kehamilan yang sebenarnya bisa dihindari.

  1. Ibu yang Mengalami Trombofilia

Kelainan darah atau trombofilia pada ibu hamil bisa menjadi salah satu penyebab kehamilan yang kosong. Kelainan darah ini akan mengakibatkan darah akan membeku dan tidak bisa bekerja seperti seharusnya. Apabila ini terkena pada ibu hamil, maka hampir dipastikan janin yang ada di dalam kandungan tidak bisa berkembang seperti seharusnya.

  1. Diabetes Melitus pada Ibu Hamil

Komplikasi penyakit ini pada ibu hamil terbilang sangat banyak. Apabila bayi terlahir maka memiliki risiko obesitas atau bahkan berat badan yang sangat kurang. Tidak berhenti sampai di situ saja, bahkan risiko tersebut sudah terjadi sejak masa kandungan. Terutama dengan risiko kehamilan kosong yang sangat mungkin terjadi apabila Anda mengidap diabetes melitus.

Segera periksa ke dokter apabila Anda mulai merasa ada yang aneh dengan kehamilan Anda. Seperti tidak merasakan pergerakan janin di dalam perut. Siapa tahu, masalah kehamilan tersebut masih bisa diatasi sebelum terlambat. Selain itu, voucher ramadhan masih bisa dimanfaatkan untuk melengkapi produk-produk kebutuhan kehamilan atau bayi Anda.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *